Meskipun melawan tim besar sekaliber Heat, bermain sebagai tuan rumah membuat Raptors tampil menggila. Melalui motor permainan mereka Demar DeRozan, tim asal Kanada tersebut menutup kuarter pertama dengan keunggulan 28-24 atas Heat.
Pada kuarter kedua DeRozan semakin menggila untuk menutup kuarter kedua dengan keunggulan 53-56 atas Heat. Ya, shooting guard 26 tahun tersebut mencetak 10 poin pada kuarter kedua, sehingga menjumlahkan poinnya hingga paruh pertama laga menjadi 17 poin.

Demar DeRozan tampil gemilang saat Raptors mengalahkan Heat.
Namun, pada kuarter ketiga, Heat menunjukan kualitasnya sebagai juara NBA musim 2005/06, 2011/12, dan 2012/13. Meski tanpa diperkuat pemain bintangnya seperti Dwyane Wade dan Chris Bosh, kekompakan tim yang diterapkan pelatih Erik Spoelstra membuat Heat membalikkan keadaan menjadi 71-70 pada kuarter ketiga.
Pada kuarter pamungkas, persaingan kedua tim semakin panas. Raptors dan Heat bergantian saling memimpin pertandingan, namun hingga waktu normal, keduanya memperoleh poin sama 97-97.
Akan tetapi, pada babak over time, dewi fortuna lebih berpihak kepada tuan rumah. Raptors melalui bintangnya DeRozan langsung tancap gas, sedangkan Heat seperti kehabisan bahan bakar. Pada over time tambahan 15 poin milik Raptors membawa mereka menutup laga dengan kemenangan 112-104.
Pada laga kali ini DeRozen menjadi bintang dengan catatan 38 poin, 10 rebound, dan 7 assist. Sedangkan dari kubu Heat, Joe Johnson menjadi yang terbaik dengan koleksi 28 poin, 4 rebound, dan 5 assist.

Penampilan apik Joe Johnson (2) gagal membawa Miami Heat raih kemenangan.
Hasil pertandingan NBA lainnya:
Indiana Pacers 112-105 Dallas Mavericks
Houston Rockets 109-125 Charlotte Hornets
Detroit Pistons 125-111 Philadelphia 76ers
Memphis Grizzlies 83-95 Atlanta Hawks
New Orleans Pelicans 92-103 Milwaukee Bucks