Indonesia Basketball League (IBL)

Ini Alasan IBL 2016 Susah Ditebak

Sabtu, 26 Maret 2016 18:40 WIB
Editor: Ramadhan
© IBL Indonesia
Adhi Pratama Center PJE cetak 9 angka dan 8 rebound Copyright: © IBL Indonesia
Adhi Pratama Center PJE cetak 9 angka dan 8 rebound

Kota Bandung akan menjadi tuan rumah perhelatan IBL pada Seri V mendatang. Perbedaan poin yang tidak terlalu signifikan dari ke12 tim peserta pernah mendapatkan penilaian tersendiri dari pemain JNE Bandung Utama, Surliyadin yang menyebut persaingan di musim ini sangatlah ketat dan susah ditebak.


Pemain JNE Bandung Utama, Surliyadin

“Semua tim bagus, apalagi tahun ini, bisa dibilang tahun yang paling gak bisa ditebak. Semua saling mengalahkan,” ucap Surliyadin beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, bintang Pelita Jaya, Adhi Pratama pun setuju dan menjelaskan alasan ketatnya pertarungan di IBL 2106.


Salah satu aksi pemain Pelita Jaya, Adhi Pratama di pentas Indonesia Basketball League (IBL)

“Persaingan semua tim tahun ini gila, semua tim bisa saling ngalahin. Kita harus benar-benar siap, karena ini liga baru, IBL pertama jadi semua ingin ngambil piala yang baru, dan itu benar-benar preasurenya tinggi,” ucapnya kepada INDOSPORT.

Tabel klasemen IBL 2016 hingga Seri IV masih dikuasai CLS Knights Surabaya yang berada di urutan pertama, disusul M88 Aspac Jakarta, Garuda Bandung dan Pelita Jaya di posisi ketiga hingga empat.

Berikut Klasemen Sementara IBL 2016:
CLS Knights Surabaya 42 poin
M88 Aspac Jakarta 41 poin
Garuda Bandung 39 poin
Pelita Jaya EMP Jakarta 38 poin
Satria Muda Pertamina Jakarta 35 poin
Stadium Happy 8 Jakarta 32 poin
Satya Wacana Salatiga 32 poin
Hangtuah Sumsel 31poin
JNE Bandung Utama 29 poin
Bimasakti Nikko Steel Malang 27 poin
NSH Jakarta 26 poin
Pacific Caesar Surabaya 23 poin

2