NBA

Timberwolves Permalukan Warriors di Kandang Sendiri

Rabu, 6 April 2016 16:42 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
 Copyright:

Bermain di kandang sendiri, Warriors langsung menekan pertahanan Timberwolves di kuater pertama. Warriors akhirnya mampu unggul 28-19 atas Timberwolves melalui aksi gemilang pemain andalannya, Stephen Curry.

Selanjutnya, Timberwolves melalui pemain andalannya, Andrew Wiggins berhasil memperkecil jarak selisih dari Warriors. Hasilnya, Timberwolves hanya berjarak 11 angka dari Warriors (46-55). Timberwolves akhirnya dapat menyamakan kedudukan dengan skor 106-106 pada kuater keempat. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Akhirnya, Timberwolves berhasil memenangkan pertandingan atas Warriors dengan skor 124-117. Dalam pertandingan tersebut, center Timberwolves, Shabazz Muhammad menjadi bintang lapangan dengan torehan 35 poin.

Pelatih Warriors, Steve Kerr menanggapi kekalahan timnya. Menurut pelatih berumur 50 tahun tersebut sangat menyesal, lantaran kekalahan atas Timberwolves merupakan kekalahan kedua Warriors di kandang musim ini, usai dibungkam San Antonio Spurs beberapa hari yang lalu.

"Kami selalu menjadi perhatian media dan semua orang berbicara tentang kehebatan kami. Mereka tahu kami mempunyai rekor kemenangan yang bagus. kami punya beban untuk mempertahankan rekor tersebut, kami kehilangan sedikit fokus. Akhirnya, kami tidak dapat pertahankan rekor itu sehingga kalah kedua kalinya di kandang," kata Kerr seperti dikutip Yahoo News

Sementara itu, pemain andalan Warriors, Stephen Curry mengungkapkan, timnya harus bangkit dari kekalahan atas Timberwolves. 
Apalagi, Warriors kini tengah mengejar rekor yang dimiliki Chicago Bulls dengan 72 kemenangan. Artinya, Warriors harus menyapu empat pertandingan terakhir untul memecahkan rekor tersebut.

"Kami selalu mempunyai tujuan yang sangat realistis, yaitu kemenangan. Kami harus menyelesaikan tantangan yang ada. Jelas ini tidak mudah, tapi kami akan buktikan itu," kata Curry.

Di sisi lain, pemain Timberwolves, Anthony Towns menanggapi kemenangan ini sebagai catatan sejarah yang membanggakan bagi Timberwolves.  

"Ketika kami pergi ke sana, kami ingin menang. Kami ingin menjadi tim yang sangat kompetitif," ungkap Towns.