Belakangan ini, media di Amerika ramai memberitakan bahwa Donald Trump sering melakukan pelecehan seksual terhadap wanita. Nah, Jessica Drake merupakan wanita ke-11 yang mengklaim menjadi korban pelecehan Capres AS tersebut.
“Dia meraba-raba badan saya, memeluk dan juga cium kami tanpa minta izin,” kata Drake, yang pernah berjumpa dengan Trump pada tahun 2006, sebagaimana diberitakan oleh CNN.
Drake with #DonaldTrump at Tahoe event in 2006. Pic courtesy of Jessica Drake and @GloriaAllred pic.twitter.com/VKcmu1IuPW
— NancyDillonNYDN (@NancyDillonNYDN) October 22, 2016
Drake juga mengaku sempat dihubungi oleh Trump. Dia meminta wanita seksi tersebut untuk kembali dan pergi makan malam dengannya. Namun, ajakannya ditolak oleh Drake.
Padahal jika Drake mau berkencan dengannya, Trump siap membayar bintang porno itu sebesar USD10,000 atau Rp130 juta dan diajak naik pesawat jet.
“Apa yang Anda inginkan? Anda mau dibayar berapa,” ungkap Drake menirukan kata-kata Trump.
Namun, berita tersebut langsung dibantah oleh Trump. Dia mengatakan itu merupakan berita palsu. Setelah pemilihan ini, Trump mengatakan akan menuntut mereka karena sudah merusak nama baik.