Pada tahun 2012, Stehen Curry menandatangani kontrak berdurasi empat musim bersama Golden State Warriors dengan besaran gaji senilai 12 juta dolar AS, atau setara Rp160 miliar, per musim.
Memasuki tahun terakhir dalam kontraknya, beredar berita bahwa peraih gelar Most Valuable Player (MVP) dalam dua musim terakhir tersebut akan mendapat kenaikan gaji yang cukup signifikan. Dalam kontrak barunya, bayaran Curry disebut akan naik menjadi 36 juta dolar AS, atau setara Rp482 miliar, per tahun.
Dilansir dari RealGM, peraturan baru yang dibuat NBA memungkinkan seorang pemain untuk menerima gaji sebesar 35 persen dari total salary cap, atau batasan gaji, sebuah tim. Hal itu bisa dilakukan apabila pemain tersebut bersedia untuk kembali menjalin kontrak dengan tim yang dibelanya saat ini.

Gaji Curry bisa naik hingga empat kali lipat dengan berlakunya peraturan baru di NBA
Sekedar info, berdasarkan laporan yang dirilis oleh Spotrac, saat ini tim juara NBA musim 2014/15 tersebut memiliki salary cap sebesar 99,6 juta dolar AS, atau setara Rp1,3 triliun. Jika Curry dianggap memenuhi syarat, maka dia akan menerima bayaran sebesar 47 juta dolar AS, atau setara Rp629 miliar, pada musim kelimanya saat menandatangani kontrak baru nanti.
Masih ada beberapa syarat lain yang membuat seorang pebasket NBA bisa menerima bayaran sebesar itu, namun hingga saat ini pihak NBA belum mengumumkan apa saja syarat yang dimaksud.
Sebagai pemain yang meraih gelar MVP dua musim beruntun, serta sukses menorehkan berbagai rekor selama membela Warriors, Curry dinilai akan memenuhi kualifikasi yang dipatok oleh NBA.