Kompetisi basket tertinggi Amerika Serikat, NBA musim 2016/17 akhirnya memasuki partai puncaknya. Dua tim pun telah berhasil mengamankan satu tempat di babak final, yakni Cleveland Cavaliers dari Wilayah Timur dan Golden State Warriors dari Wilayah Barat.
Perlu diketahui, ini merupakan kali ketiga Warriors dan Cavaliers bertemu di partai final NBA secara berturut-turut. Pada musim 2014/15, Warriors berhasil merebut gelar juara setelah unggul 4-2 atas Cavaliers. Di musim berikutnya, gantian Cavaliers yang menundukkan Warriors dengan keunggulan 4-3.
Kini, di partai final NBA 2016/17, salah satu bintang Warriors, Stephen Curry menyatakan kesiapannya menghadapi Cavaliers. Curry mengakui bahwa performa Cavaliers di musim 2016/17 ini cukup konsisten dan berbahaya.
Curry yakin Warriors dapat menjadi mimpi buruk bagi Cavaliers."Secara keseluruhan, kita semua sudah tahu performa LeBron dan Kyrie. Anda semua pasti tahu pola permainan atau hal sebagainya yang serupa dengan itu," ujar pemain kelahiran 14 Maret 1988 itu seperti dikutip dari Give Me Sport.
Lebih lanjut, meski mengakui keunggulan lawannya, ayah dua anak itu mengaku punya ambisi untuk menjadi mimpi buruk bagi Cavaliers dalam meraih gelar juara keduanya.
"Bila melihat keseluruhan skuat mereka, Cavaliers punya permainan dan chemistry yang baik. Mereka seperti memiliki masa yang menyenangkan. Saya dan Warriors tentu ingin merusak hal tersebut," tutup Curry.