16 SMA Bersaing Jadi Juara Red Bull Basketball Championship 2023 Seri DIY

Sabtu, 20 Mei 2023 17:56 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Nofik/INDOSPORT
Sebanyak 16 tim bola basket antarSMA/Sederajat bertarung dalam Red Bull Basketball Championship 2023 seri Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Copyright: © Nofik/INDOSPORT
Sebanyak 16 tim bola basket antarSMA/Sederajat bertarung dalam Red Bull Basketball Championship 2023 seri Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

INDOSPORT.COM - Sebanyak 16 tim bola basket antarSMA/Sederajat bertarung dalam Red Bull Basketball Championship 2023 seri Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di GOR AAU, Berbah, Kabupaten Sleman, 20-22 Mei 2023.

16 tim terbagi dalam dua bagan menuju partai final. Bagan sisi kanan ditempati SMAN 2 Yogyakarta, SMAN 1 Yogyakarta, MAN 1 Yogyakarta, SMAN 1 Depok Sleman, SMAN 9 Yogyakarta, SMAN 11 Yogyakarta, SMAN 1 Kasihan Bantul dan SMAN 4 Yogyakarta

Lalu, bagan sisi kiri dihuni SMA Olifat Yogyakarta, SMAN 10 Yogyakarta, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, SMAN 1 Banguntapan Bantul, SMA BOPKRI 2 Yogyakarta, SMA Islam Al-Azhar 9 Yogyakarta, SMAN 1 Bantul dan SMAN 1 Kalasan Sleman. 

16 tim basket SMA/Sederajat ini bertarung dengan sistem gugur. SMAN 9 dan SMAN 11 membuka seri delapan ini dengan luar biasa. Sepanjang empat kuarter tersaji susul menyusul angka. 

Lemparan dua angka ditambah satu free throw pada detik-detik jelang laga berakhir membuat SMAN 9 melaju ke babak 8 besar dengan kemenangan 35-32.

Langkah mereka disusul SMAN 4 Yogyakarta yang unggul teknik dan taktik dari SMA 1 Kasihan. SMA 4 dengan mudah menyingkirkan wakil Bantul dengan skor 69-11. 

Keunggulan telak juga dicatatkan MAN 1 Yogyakarta. Mereka mengunci tiket ke fase selanjutnya dengan menyingkirkan wakil Sleman, SMA 1 Depok dengan skor 82-31.

Setelah tiga tim tersebut, SMAN 2 Yogyakarta menyusul dengan kemenangan atas SMAN 1 Yogyakarta 35-30. Meski statusnya tak boleh dihadiri suporter dan hanya didatangi pihak keluarga pemain, atmosfer persaingan berebut prestasi di GOR AAU tetap menarik.

Sigid HS selaku Promotion Manager PT Asia Health Energi Beverages (AHEB) mengatakan persaingan seri DIY ini diprediksi berjalan menarik. Ia menantikan kejutan yang bisa hadir di setiap seri. 

"Kemungkinan sih peta persaingannya masih seperti tahun lalu, tapi nanti kita lihat bersama di setiap pertandingannya," kata Sigid HS selaku Promotion Manager PT Asia Health Energi Beverages (AHEB) saat ditemui INDOSPORT usai pembukaan, Sabtu (20/5/23). 

Sigid memberi penjelasan terkait status seri DIY tanpa suporter. Ternyata, sebelum Red Bull Basketball Championship datang, ada kejadian tak diinginkan yang melibatkan oknum pelajar.

Sigid berharap, pada momen Hari Kebangkitan Nasional ini, para pelajar bisa memahami pentingnya peran olahraga, baik untuk diri sendiri maupun secara umum.

"Alihkan energinya untuk olahraga. Daripada terbuang untuk hal yang tidak diinginkan, mending disalurkan ke olahraga. Makanya kita kasih wadah ini untuk menyalurkan energi positifnya, yang nanti berguna untuk dirinya sendiri maupun sekolah yang mereka bawa. Syukur-syukur bisa berprestasi di tingkat daerah atau bahkan sampai nasional," tutur Sigid HS. 

Sebelum seri DIY ini, Sigid sudah menyaksikan persaingan di enam wilayah lain. Sigid cukup gembira ketika bisa menemukan enam sekolah yang akan bertarung dalam putaran nasional. 

Sigid tak memungkiri adanya gap kualitas antara wilayah satu dengan wilayah yang lain. Namun, dari ajang inilah talenta pebasket muda Tanah Air diharapkan bisa lebih terasah.

"(gap) pasti ada, artinya memang harus ada pengalaman untuk bertanding. Latihan terus tanpa bertanding ya percuma. Mereka ngga dapet pengalaman," ungkapnya. 

Selain seri DIY, pada waktu bersamaan sedang berlangsung seri Sumatera Utara di Medan. Nantinya, dua seri terakhir akan berlangsung di Palembang dan Pekanbaru. 

Sepuluh pemenang dari tiap seri akan dipertemukan pada putaran nasional. Sigid memastikan putaran nasional tak jadi berlangsung di Yogyakarta, melainkan digeser ke Surabaya. 

"Rencananya ke sana (Surabaya), karena memang kondisi yang tidak memungkinkan (di Yogyakarta).  Rencananya kita pindah ke Surabaya pada 22-25 Juni 2023. Kita gelar empat hari agar setiap tim hanya bertanding sekali dalam sehari," papar Sigid. 

Red Bull Basketball Championship 2023 tak sekadar mencari juara dari sisi tim yang bertanding. Ada pula pemilihan juara suporter terbaik di setiap seri. Khusus di seri DIY, juara suporter terpaksa ditiadakan untuk menghormati arahan dari pihak keamanan.