INDOSPORT.COM - Rider nasional, Awhin Sanjaya, menceritakan pengalaman saat membela klub eSports kampung halamannya, PK198, di ajang turnamen PUBG Mobile Indonesia National Championship (PINC) 2020.
Peraih runner up Asian Road Racing Championship (ARRC) 2019 kelas Asia Production 250 (AP250) bersama pabrikan Astra Honda Racing Team (AHRC) ini mencuri perhatian di ajang eSports playoff week 2 PINC 2020 pekan lalu.
"Klub eSports saya bermula dari pertemanan saja di mana kami sama-sama suka dan senang saja main PUBG Mobile," ungkap Awhin Sanjaya kepada INDOSPORT via sambungan telepon, Kamis (02/07/20).
"Dari sering mabar (main bareng), kami coba ikut scrim (latih tanding online) hingga menjuarai beberapa turnamen lokal. Setelah itu, iseng-iseng daftar PINC 2020 dan alhamdulillah rezeki lolos ke playoff," lanjut Awhin Sanjaya.
Sayang, pria asal Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, ini nyaris membawa PK198 menembus fase grand final PINC 2020 andai bisa bertengger di peringkat enam besar di klasemen akhir.
Semula, rider nasional yang banting stir menjadi pro player PUBG Mobile ini sempat memiliki asa membawa PK198 untuk lolos ke fase grand final PINC 2020 setelah menempati urutan ketujuh di klasemen sementara.
"Sebenarnya tidak ada mimpi sih untuk lolos ke grand final karena tergetnya cuma sampai di playoff saja. Tapi, optmisme itu sempat muncul karena hasil di playoff hari pertama itu kami diperingkat tujuh, sisa satu anak tangga lagi," kata Awhin Sanjaya.
Meski demikian, Awhin Sanjaya tetap bangga bisa membawa PK198 bersaing dengan 16 klub eSports lain hingga bisa menempati posisi kedelapan di klasemen akhir playoff week 2 PINC 2020 dengan raihan 105 poin.