eSports

Di Luar Prediksi, Genesis Dogma SF Jadi Juara Baru Free Fire Master League Season 7!

Selasa, 18 April 2023 13:50 WIB
Penulis: Ammara Marthiara | Editor: Isman Fadil
© Garena Indonesia
Genesis Dogma SF Juarai Free Fire Master League (FFML) Season 7. (Foto: Garena Indonesia) Copyright: © Garena Indonesia
Genesis Dogma SF Juarai Free Fire Master League (FFML) Season 7. (Foto: Garena Indonesia)

INDOSPORT.COM – Genesis Dogma SF sukses menjuarai Free Fire Master League (FFML) Season 7 usai mengantongi 72 poin dalam enam round pertandingan di babak Grand Finals, Minggu (16/04/23).

Perhelatan yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) itu resmi menjadi penutup rangkaian panjang kompetisi esports Free Fire tertinggi di Indonesia.

Mempertarungkan 12 tim terkuat, laga ini menghadirkan kejutan melalui kemenangan dramatis Genesis Dogma SF untuk merengkuh trofi dan menghabiskan diri sebagai raja baru Free Fire dari Indonesia.

Mereka unggul tipis 1 poin dari First Raiders Eclipse di posisi kedua. Berkat kemenangan ini, Genesis Dogma SF mencetak sejarah dengan menjadi tim komunitas pertama dari online qualifier.

Alhasil, Genesis Dogma SF berhasil menjadi juara di seri FFML sebagai turnamen kompetitif tertinggi Free Fire Esports di Indonesia.

“Lolos melalui online qualifier, kemudian melaju ke babak Grand Finals, dan sekarang menjadi juara di FFML Season 7 yang tak ternilai buat kami. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa perjuangan tidak pernah sia-sia, bahwa semua orang bisa menjadi juara,” pungkas McGirt Lamberth Robert Uniplaita, Manager Genesis Dogma SF.

“Terima kasih kepada semua yang sudah mendukung GD hingga titik ini, berkat kalian Genesis Dogma SF yang awalnya bukan siapa-siapa, bisa mengakhiri kompetisi ini sebagai juara,” sambungnya.

Sementara itu, sang juara bertahan SES Alfaink gagal mempertahankan gelar setelah pulang di posisi 8 dengan total 52 poin.

Evos Divine yang menjadi master di Fase Liga FFML Season 7 juga gagal tampil optimal dan hanya bisa duduk di posisi ke-4 klasemen.

Dengan hasil tersebut, kedua mantan juara FFML dua musim terakhir itu gagal lolos ke turnamen Free Fire SEA Invitationals yang akan digelar pada Mei 2023.