PGA Championship 2014

Rory McIlroy Bangga Bernyali Besar

Senin, 11 Agustus 2014 13:19 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

McIlroy memulai laga Minggu (10/08/14) waktu AS dengan unggul satu pukulan atas lawan-lawannya dan dia menjadi pemuncak klasemen sementara. 

Ketika laga berjalan, pria berusia 25 tahun itu sempat ketinggalan tiga pukulan setelah beberapa pesaing terdekatnya membukukan rangkaian birdie (satu pukulan di bawah par).

Namun, McIlroy mampu bangkit dengan menorehkan empat di bawah par dan mencatatkan birdie yang terbukti krusial pada lubang ke-17. Dia pun mencetak par pada lubang terakhir dan mengunggul rival terdekat, Phil Mickelson, dengan satu pukulan.

"Luar biasa. Tak sekalipun terlintas dalam mimpi saya mengalami musim panas seperti ini. Saya telah menampilkan permainan golf terbaik sepanjang kehidupan saya," tutur McIlroy seusai berlaga yang dikutip Sky Sports. "Saya merasa bernyali hari ini dan itu adalah cara yang berbeda memenangi turnamen besar ini," ucap pria berpaspor Irlandia Utara itu lagi. "Tiga turnamen sebelumnya relatif mudah, tapi kali ini kemampuan saya terkuras."

PGA Championship adalah gelar grand slam golf kedua beruntun yang diraih McIlroy dalam sebulan terakhir dan grand slam yang keempat sepanjang karier. 

"Saya harus mengarahkan bola ke lubang dan memukul dengan berbagai trik, dan saya berhasil melakukan semua itu. Jadi, saya sangat senang," ucap mantan tunangan petenis Denmark, Caroline Wozniacki, itu. "Saya pikir saya telah menunjukkan bahwa saya bernyali besar untuk menyelesaikan tugas kali ini."

Selain itu, PGA Championship adalah gelar juara yang ketiga kalinya yang diraih McIlroy secara berturut-turut.

Di Kentucky, McIlroy yang didampingi partner bermain Bernd Wiesberger. Keduanya harus memainkan lubang terakhir dan berpacu dengan waktu agar terhindar dari penundaan akibat matahari yang terbenam. McIlroy diperbolehkan melakukan tee off lebih cepat dari yang dijadwalkan, atas izin pimpinan lomba.

"Saya ingin berterima kasih kepada Phil (Mickelson) dan Rickie (Fowler) yang telah memberi kami bermain lebih dulu, karena kalau tidak, butuh perjuangan tersendiri untuk mengakhiri pertandingan," sebut McIlroy. "Banyak sisi yang menunjukkan sportivitas dan sesuatu yang berkelas dari kedua pegolf tersebut. Terima kasih banyak."

2