Iswandi akan turun di nomor sprint 100 m dan estafet 4x100 m. Tentu dia ingin membalas kegagalannya pada SEA Games sebelumnya.
"Target pribadi (SEA Games) dapat medali emas. Saya 2011 (SEA Games) tidak ikut karena cedera, terus 2013 dapat perak di nomor 100 meter, tahun ini harus dapat emas," jelas Iswandi kepada wartawan termasuk INDOSPORT saat berlatih di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.
Dia menambahkan, dalam SEA Games kali ini musuh terberat masih datang dari Thailand dan tuan rumah Singapura. Terlebih, pemuda asal Nusa Tenggara Barat ini juga mengatakan bahwa pelari asal Thailand ini adalah rivalnya.
"Saingan Thailand memang berat, sama Singapura. Thailand itu memang musuh saya (rival). Saya kemarin di Singapura open catatan waktu 10.42, kemarin dia (Jirapong Meenapra) di Taiwan juga 10.42. Persaingan sengitlah besok," sambung pemuda kelahiran Taliwang ini.
Mengatakan kemungkinan memdapatkan medali emas, anak kedua dari lima bersaudara ini mengungkapkan bahwa, saat ini persaingan memang sengit, namun faktor mental dan kondisi yang baguslah yang bisa mengantarkan peraihan medali.
"Persaingan lumayan sengit, karena perbedaan waktu menipis-menipis. Yang punya mental bagus itu dia yang menang. Yang kondisinya bagus itu yang menang," tandas Iswandi.