Genjot Prestasi, PB PASI Undang Pelatih Jerman

Senin, 5 Januari 2015 17:30 WIB
Penulis: Riki Ilham Rafles | Editor:
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Dua pelatih atletik asal Jerman, Dieter Kollark dan Anna Rueh saat menghadiri acara Coaching Clinic di PB PASI Senayan, Jakarta, Senin (05/01/15) Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Dua pelatih atletik asal Jerman, Dieter Kollark dan Anna Rueh saat menghadiri acara Coaching Clinic di PB PASI Senayan, Jakarta, Senin (05/01/15)

PB PASI melakukan acara Coaching Clinic di Stadion Madya, Senayan, Jakarta. Acara ini menurut rencana akan berlangsung selama empat hari ke depan. Dalam acara ini mendatangkan instruktur pelatih dan atlet dari Jerman, yakni Michael Deyhle, Dieter Kollark, Anna Rueh, dan Carolin Paesler.

Menurut Sekertaris Umum PB PASI, Tigor M. Tanjung, program ini dibuat untuk rencana jangka panjang. Sehingga PASI sebagai induk organisasi ingin membekali para atlet dan pelatih kedua cabang olahraga tersebut agar kembali berprestasi.

"Secara tidak langsung masuk dalam persiapan SEA Games, tapi ini sebenarnya merupakan program pembinaan PASI bahwa kita perlu membenahi nomor lempar, karena dalam waktu terakhir ini, nomor lapangan terutama nmor lempar, prestasinya agak gersang," ujar Tigor saat ditemui INDOSPORT di kantor sekertariat PB PASI, Senayan, Jakarta.

"Kita perlu membenahi ini, dan pelatihnya yang harus dibekali. Jadi kita bisa mendatangkan pelatih nasional Jerman. Karena mereka merupakan pelatih terbaik dan banyak menghasilkan juara dunia," lanjutnya.

Total peserta coaching clinic ada 32 orang. Semuanya merupakan atlet dan pelatih pilihan dari PB PASI. Tigor beralasan sistem tersebut diterapkan agar coaching clinic berjalan efektif.

"Pelatih yang kami panggil untuk ikut coaching clinic campur dari berbagai daerah. Sistemnya kita pilih terlebih dulu, dengan menimbang keaktifan dan prestasi. Karena coaching clinic ini tidak bisa diikuti oleh pelatih yang ilmunya masih dasar," pungkas dia.

2