Meski sempat mengurung diri dan menghindari awak media pasca kekalahan 48 detik dari Amanda Nunes, Ronda Rousey sebenarnya sudah pernah tampil di depan publik pada akhir Januari 2017.
Saat itu, Rousey terlihat ikut serta dalam aksi demonstrasi menentang salah satu kebijakan Presiden Amerika Serikat yang baru terpilih, Donald Trump. Namun, saat itu Rousey hanya muncul sebentar saja dan setelahnya ia kembali menghilang dari publik.

Rousey tampil pertama kali saat ikut aksi demo terhadap Donald Trump.
Tindakan Rousey tersebut itu jelas membuat para fans-nya merasa kehilangan dan merindukan sosok idola untuk segera berani. Harapan mereka agar Rousey mau kembali tampil di depan publik pun nampaknya akan segera terwujud.
Hal tersebut lantaran petarung kelahiran 1 Februari 1987 itu dilaporkan telah menjalin kontrak sebagai salah satu pemeran serial aksi di salah satu televisi Amerika Serikat berjudul Blindspot.
"Rousey akan berperan sebagai Devon Penberthy, seorang tahanan wanita yang tumbuh di keluarga pekerja di daerah White Mountains, New Hampshire. Ia ditahan karena tertangkap menyelundupkan senjata ke wilayah perbatasan," tulis keterangan resmi NBC seperti dikutip Breitbart.
"Rousey memiliki karakter yang kuat dan tubuh atletis. Ia juga mengetahui dengan baik cara bertarung dan menggunakan senjata, membuatnya sangat cocok untuk peran tersebut," lanjut keterangan tersebut.
Ini sendiri bukanlah penampilan Rousey di dunia seni peran. Sebelumnya, ia pernah juga membintangi film The Expendables 3 pada 2013 lalu dan Fast 7 pada 2015 lalu.