Diminta Akhiri Tren Kehadiran Ring Girls, UFC Bisa Tiru Ajang Formula 1

Rabu, 11 September 2019 19:45 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor: Nugrahenny Putri Untari
 Copyright:

INDOSPORT.COM – Tren kehadiran ring girls dalam pertarungan Ultimate Fighting Championship (UFC) terancam dihapuskan setelah politisi Australia melayangkan protes.

Perdana Menteri Daniel Andrews dan Wali Kota Sally Capp mendesak penyelenggara UFC untuk tidak menghadirkan sosok ring girls pada turnamen UFC 243 yang akan digelar pada bulan Oktober nanti.

Mereka menilai sosok perempuan yang menjelma sebagai ring girls bukanlah bagian dari beberapa cabang olahraga. Formula 1, yang telah menghapus tren umbrella girls sejak musim 2018 lalu, bisa menjadi acuan bagi UFC untuk mengikuti jejak aturan serupa.

"Umbrela girls tidak lagi menjadi bagian dari Formula 1, tentu UFC bisa mengikutinya. Ini tahun 2019, apakah kita benar-benar masih membutuhkan wanita berpakaian minim untuk berkeliaran di tengah arena pertarungan?" kata Sally Capp, melansir dari laman Sport Bible.

Sementara itu, Daniel Andrews juga mengemukakan pendapat tidak tepat untuk menggunakan ring girls dan bisa merusak representasi perempuan dalam dunia olahraga di mata masyarakat.

“Formula 1 tepat menghapus aturan itu, dan kami mendukung cabang olahraga lain untuk melakukan hal serupa. Kami telah melangkah jauh dalam membuat olahraga lebih mudah diakses bagi wanita dan anak perempuan,” tambah Andrews.

Sebelumnya, Formula 1 berani menghapus tradisi umbrella girls lantaran menilai praktik ini tidak sesuai dengan brand ajang balap jet darat dan norma sosial saat ini. Keputusan itu pun mendapatkan sambutan dari lembaga bernama Women's Sport Trust, organisasi yang mendukung peran wanita dalanm olahraga.

Mereka mengucapkan terima kasih kepada Formula 1 karena memutuskan tidak lagi menggunakan umbrella girls. Lembaga tersebut menyebut Formula 1 sebagai cabang olahraga yang membuat pilihan jelas mengenai apa yang ingin mereka lakukan.