Korea Selatan adalah salah satu negara Asia yang sukses menyelenggarakan multi event sekelas Olimpiade, Asian Games, serta Piala Dunia. Pada 1988, kota Seoul terpilih menjadi penyelenggaraan Olimpiade.
Seoul juga menjadi saksi sejarah bersama Jepang dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2002. Kota Busan serta Seoul juga telah menjadi tuan rumah Asian Games pada 1986 dan 2002. Tahun ini, Incheon menjadi kota ketiga Korea Selatan, yang menjadi tuan rumah Asian Games.
Incheon adalah salah satu dari enam kota metropolitan di Korsel yang memiliki tingkat utang tertinggi pada tahun lalu, termasuk menghabiskan banyak dana untuk persiapan Asian Games 2014.
Asian Games yang akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2014 ini akan diikuti oleh 45 negara dengan jumlah atlet sebanyak 10 ribu atlet dari 42 cabang olahraga.
Setelah diumumkan oleh Dewan Olimpiade Asia atau Olympic Council of Asia (OCA), pemerintah Incheon segera berbenah serta membangun dan merenovasi sejumlah venue olahraga pada beberapa cabang olahraga.
Tak hanya itu, persiapan Incheon sebagai tuan rumah juga terlihat dari pembangunan sejumlah fasilitas publik, pusat perbelanjaan, subway, dan sebagainya.
Tentunya uang yang digelontorkan oleh pemerintah Incheon tidaklah sedikit. Politisi sekaligus Wali Kota Incheon, Yoo Jeong-bok, mengatakan bahwa sejumlah pembangunan yang dibangun untuk menyambut Asian Games 2014 memiliki tujuan jangka panjang.
Jeong-bok ingin memperkenalkan Incheon sebagai kota tujuan pariwisata kepada warga dunia yang menonton dan datang ke Incheon selama perhelatan Asian Games 2014.
Kendati demikian, banyak pihak yang mengkhawatirkan bahwa dana yang digunakan untuk membangun sejumlah venue akan berujung sia-sia belaka. Alasannya beberapa fasilitas olahraga tersebut tidak akan kembali digunakan selepas Asian Games.
Diperkirakan sebayak 200 ribu penonton akan memadati area pertandingan selama Asian Games berlangsung. Stadion utama adalah salah satu dari 17 venue baru yang dibangun pemerintah Incheon untuk sejumlah pertandingan Asian Games.
"Asian Games menjadi kesempatan besar untuk meningkatkan potensi pariwisata sejak tragedi tenggelamnya kapal feri Sewol beberapa waktu lalu," kata Presiden Komite Olimpiade Korsel, Kim Jung-haeng.
Pemerintah Incheon mengambil keuntungan dari penjualan tiket selama Asian Games, serta pendapatan dari sektor pariwisata selama pesta olahraga tersebut berlangsung.