Indonesia mematok target sembilan medali emas pada Asian Games 2014. Namun, Menpora Roy Suryo menyatakan akansulit memnuhi target.
"Sejak awal saya katakan, target sembilan emas itu cukup berat. Mungkin realistisnya enam atau tujuh emas," kata Roy Suryo.
Menurut dia, target realistis tersebut masih mungkin dicapai karena ada sejumlah cabang olahraga unggulan yang belum dipertandingkan seperti bulutangkis.
Meski prestasi bulutangkis sejak awal belum begitu memuaskan, Roy yakin Lilyana Natsir dan kawan-kawan mampu memberikan yang terbaik.
Roy menuturkan pihaknya terpaksa mengoreksi target medali di Asian Games Incheon karena sejak hari pertama Indonesia belum mampu mempersembahkan satu emas.
"Artinya, ini memang berat. Target 10 besar, dengan sembilan emas itu memang supaya Asian Games 2018 saat kita jadi tuan rumah tidak terlalu memalukan. Kita tidak boleh putus asa, saya tetap optimistis duapertiga target bisa tercapai," katanya.
Roy juga mengaku kontingen Indonesia banyak mengalami masalah selama di Incheon. Terlepas dari begitu buruknya persiapan dari panitia penyelenggara, ia juga mengakui adanya masalah koordinasi karena dualisme KONI dan KOI.
"Makanya, kalau terjadi hal yang di luar prestasi yang diharapkan, saya mohon jangan salahkan atletnya. Pengurusnya yang di lapangan-lah yang seharusnya bisa bersatu," ujarnya.