Harapan Salam terlontar melihat kondisi perkembangan olahraga di Tanah Air. Jokowi secara resmi akan menjadi presiden usai pelantikan pada 20 Oktober 2014.
“Intervensi terutama dalam kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Saya melihat banyak kebijakan yang sama, ini harus dibuat kebijakan dalam olahraga menjadi pengembangan nasional," kata Alfitra.
Alfitra Salam menegaskan sampai sejauh ini belum melihat intervensi Jokowi dalam pemerintahan. Jokowi diminta mengambil alih pengembangan olahraga.
“Saya meminta presiden bisa mengambil alih dalam pengembangan nasional. Presiden perlu turun tangan, tidak mungkin menteri. Saya berharap Jokowi juga memimpin langsung rapat olahraga dengan KONI dan KOI,” jelas Salam.
Jokowi juga dapat mempimpin rapat olahraga, memberi kebijakan dalam pengembangan dunia olahraga. Presiden juga harus turun langsung ke lapangan untuk melihat kemajuan olahraga Indonesia.
Pernyataan lebih tegas keluar dari Ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI) Rita Subowo. Rita mengatakan pemerintah harus melakukan intervensi politik anggaran soal kebutuhan dana.
Pengunaan dana untuk melengkapi infrastruktur untuk pelatihan para atlet agar mendapatkan hasil optimal saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018.
“Kami harus fokus terhadap cabang olahraga yang unggul pada nomor-nomor unggulan. Bagaimana kami bisa melobi nomor tersebut untuk bersaing dengan 45 negara yang lain pada 2018," kata Rita Subowo sambil memastikan selama ini kebutuhan infrastruktur penunjang belum ada.
Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Dua provinsi yang sudah pasti menjadi tempat penyelenggaraan adalah DKI Jakarta dan Sumatera Selatan. Sedang kepastian Bandung di Jawa Barat masih digodok dalam pembahasan.
Indonesia ditunjuk langsung menjadi tuan rumah Asian Games 2018 setelah Vietnam menyatakan mundur dengan alasan ketidakmampuan perekonomian. Dalam pemilihan tuan rumah Asian Games 2019, Hanoi (Vietnam) mengalahkan Indonesia yang diwakili Surabaya.
Dewan Olimpiade Asia menerima permintaan Indonesia untuk menggelar perhelatan Asian Games pada tahun 2018 dengan alasan Indonesia menggelar pemilihan presiden pada tahun 2019.