Wasiat Roy Suryo ke Imam

Rabu, 29 Oktober 2014 16:57 WIB
Penulis: Riki Ilham Rafles | Editor: Adrian Syahalam
© Ratno Prasetyo/Indosport
Mantan Menpora Roy Suryo, Rabu (29/10/14), berpesan pada Menpora Imam Nahrawi untuk satukan KNPI dan PSSI di era Kabinet Kerja Jokowi.  Copyright: © Ratno Prasetyo/Indosport
Mantan Menpora Roy Suryo, Rabu (29/10/14), berpesan pada Menpora Imam Nahrawi untuk satukan KNPI dan PSSI di era Kabinet Kerja Jokowi.

Roy mengakui pencapaian Indonesia pada Asian Games Incheon 2014 lalu memang tidak memenuhi ekspektasi masyarakat. Namun, ia mengingatkan jika ada pencapaian lain yang bisa membuat Indonesia bangga seperti Islamic Solidarity Games dan Para Games Asean 2014 lalu.

"Kita memang kurang berhasil di Asean Games lalu. Tapi kita masih bisa bangga karena bisa berprestasi di Islamic Solidarity dan juga pencapaian di Para Games. Saya yakin Pak Menteri akan jauh lebih hebat dari saya" ujar Roy ketika diwawancara sebelum acara serah terima jabatan Menpora.

Roy berpesan kepada Imam agar tetap menjaga persatuan di tingkat pengurus maupun pemangku kepentingan bidang kepemudaan dan olahraga yang berada di bawah naungan Kemenpora. Karena bagaimanapun prestasi yang dihasilkan akan tergantung dengan profesionalitas dan kondisi asosiasi.

"Kemarin kami (Kemenpora) berhasil menyatukan kembali KNPI dan PSSI, saya minta tolong kepada Pak Imam agar menjaga kesatuan mereka. Saya berharap Pak Imam juga bisa menyatukan kembali KONI dan KOI," lanjut dia.

Pria berkumis tebal itu menambahkan dirinya merasa senang jika Kementerian yang pernah dikomandoinya kini dipimpin oleh orang yang masih berusia muda. "Saya turut berbahagia karena Indonesia memiliki Menpora yang usianya jauh di bawah saya," tambah Roy.

Saat ini Imam Nahrowi masih berusia 41 tahun. Sebelum ditunjuk menjadi Menpora, dia berkiprah sebagai Sekertaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014.