Kejuaraan Dunia Atletik 2019 di Doha

Rabu, 19 November 2014 01:39 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Doha berhasil mengalahkan Barcelona (Spanyol) dan Eugene (Amerika Serikat) dalam pemilihan tuan rumah Kejuaraan Altetik Dunia 2019. Kemenangan ini sebagai buah kerja keras Doha yang kalah dari London (Inggris) dalam pemilihan tuan rumah Kejuaraan 2017.

Keterpilihan Doha menjadi sejarah untuk pertama kali kejuaraan besar seperti Kejuaraan Atletik Dunia berlangsung di Timur Tengah.

"Kejuaraan Atletik Dunia adalah salah satu kesempatan yang unik. Kami akan menyelenggarakannya sebaik mungkin," kata Dahlan Al-Hamad selaku Wakil Presiden IAAF yang juga Ketua Pencalonan Doha.

Turnamen yang diikuti atlet-atlet kenamaan dunia ini akan diselenggarakan pada akhir September hingga awal Oktober -mundur dari jadwal tradisional. Tujuannya agar para atlet tidak berlomba di suhu udara yang tinggi.

Penunjukkan Doha sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejuaraan Atletik Dunia 2019 dilakukan ketika Qatar menjadi sorotan berbagai kalangan terkait keputusan kontroversial FIFA yang menunjuk negara ini menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Setelah terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia 22, aroma korupsi merebak dengan tudingan Qatar melakukan tindakan penyuapan agar terpilih. Meski Komite Etik FIFA sudah menyatakan tidak ada yang salah dalam prosedur penunjukkan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia, cibiran masih terdengar.