Bergembira Sehat dengan Universal Line Dance‏

Kamis, 25 Desember 2014 22:30 WIB
Penulis: Riki Ilham Rafles | Editor: Joko Sedayu
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT

Dengan iringan lagu-lagu berirama riang yang dimainkan secara langsung oleh band pengiring, para perempuan tersebut nampak bergoyang gembira.

ULD di Indonesia terbentuk sejak 2008, tujuan awal komunitas ini ialah mendobrak pakem dansa konvesional yang telah lebih dulu menjamur di Indonesia.

"Tadinya kami kan dari komunitas orang-orang yang suka dansa. Kami beralih ke line dance karena praktis, tidak perlu berpasangan seperti dansa biasanya. Lagipula kalau line dance kan melibatkan banyak orang. Jadi kan unsur olahraga terpenuhi dan juga ada unsur sosial," ujar Humas Universal Line Dance Pusat, Fitriani Kartawan.

Olahraga olah tubuh ini sudah mulai berkembang di daerah-daerah. ULD Indonesia sendiri telah memiliki 14 cabang, antara lain; Bali, Kalimantan, dan Sumatera.

Para pegiat line dance sendiri rata-rata perempuan berusia 30 tahun ke atas. Menurut pengalaman mereka, dengan rutin melakukan line dance setiap minggunya, bisa membuat tubuh terasa bugar.

"Seperti olahraga pada umumnya, line dance ini menyehatkan dan bisa melatih daya ingat. Kita mesti mengingat gerakan yang sudah dikoreografikan, dan kebetulan dalam sebuah penelitian, line dance itu berfungsi untuk mencegah kepikunan," beber Fitriani.

359