Hal itu diungkapkan Ketua KONI Pusat, Tono Suratman saat melantik pengurus KONI Aceh periode 2014-2018.
"Dana adalah elemen penting dalam pembinaan olahraga, sehingga pemerintah daerah perlu mendukung penyediaan anggaran yang besar setiap tahunnya minimal lima persen dari APBD," ungkapnya Minggu malam.
Ia mengambil contoh perkembangan olahraga Tiongkok yang maju pesat dan merajai dunia sebagai dampak dari alokasi anggaran yang sangat besar.
Ia menyatakan, sebenarnya potensi atlet di daerah sangat besar, namun karena pembinaannya tidak maksimal akibat terbatasnya dana, maka prestasi atlet tidak mampu bersaing dengan negara-negara lain.
Jika KONI di setiap daerah bisa melakukan pendekatan yang baik dengan pemerintah, lanjut Tono, maka bukan mustahil dana yang memadai minimal lima persen dari APBD bisa diperoleh. Pada gilirannya daerah dapat menjadi lumbung atlet nasional untuk berkiprah di tingkat internasional.