Program Indonesia Emas Dapat Kucuran 395 Miliar

Jumat, 13 Februari 2015 00:04 WIB
Editor:
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT

"PRIMA ini semata-mata bukan hanya untuk persiapan SEA Games 2015 di Singapura, tetapi ini persiapan untuk Asian Games 2018 di Jakarta, Palembang dan beberapa kota lain," kata Imam saat rapat kerja Penetapan APBN-P TA 2015 Kemenpora bersama Komisi X DPR RI di Ruang Sidang Komisi X DPR Senayan, Kamis.

Imam mengatakan alokasi dana dengan jumlah terbesar dalam tambahan anggaran dalam RAPBN-P TA 2015 tersebut dimaksimalkan untuk pembinaan atlet dan persiapan Asian Games 2018 sejak dini.

Senada dengan itu, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga Djoko Pekik Irianto menegaskan PRIMA adalah porgram jangka panjang.

"PRIMA jangan diasumsikan hanya untuk SEA Games, tetapi juga Asian Games dan Asian ParaGames. Saya katakan ini semacam pelatnas jangka panjang yang dilakukan terus menerus," kata Joko.

Sejumlah anggota Komisi X DPR sempat mengeluhkan tentang besarnya jumlah anggaran yang dialokasikan untuk PRIMA karena kinerja PRIMA dinilai kurang maksimal untuk membantu kontingen Indonesia membawa pulang medali emas di turnamen multinasional.

Namun demikian, Imam mengaku hal tersebut adalah cara dari DPR untuk mengingatkan Kemenpora untuk lebih serius membenahi sistem dan kinerja PRIMA.

"Saya kira itu adalah sesuatu yang sangat konstruktif dan menjadi satu pikiran yang sama bahwa harus ada evaluasi di tubuh PRIMA”, kata orang nomor satu di Kemenpora tersebut.


 

1