Mantan Atlet Kritik Menpora, KONI dan KOI

Senin, 16 Februari 2015 17:44 WIB
Penulis: Yohanes Ishak | Editor:
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT

Forum Komunikasi Mantan Atlet Indonesia (FK MAN) sangat kecewa dengan prilaku pemerintah. Salah satunya adalah baik Menpora maupun KONI dan KOI seperti menganggap enteng dalam hal meraih prestasi di ajang Sea Games 2015 yang tidak akan lama lagi.

"Jujur saja, kita sangat peduli dengan olahraga Indonesia, kalau bukan kita siapa lagi yang peduli? Sementara bos-bos kita dari KONI sama KOI, ribut terus, kapan selesainya? Kita mantan atlet juga respek dengan kondisi sekarang," ujar Taufik Hidayat yang merupakan mantan pebulutangkis Indonesia dalam acara diskusi di Jakarta.

"Sekarang kita lihat saja, sebentar lagi mau hadapi Sea Games, tapi mereka masih adem ayem  saja seperti tidak ada antusias," lanjutnya.

Senada dengan Taufik, menurut Ivana Lie yang juga merupakan mantan atlet Indonesia, seharusnya mereka bisa memikirkan kondisi atlet jika ingin Indonesia berprestasi. Bahkan dirinya tidak segan-segan menyebut seluruh mantan atlet merasa lelah dengan pekerjaan yang dilakukan oleh KONI dan KOI

"kita jarang kumpul seperti ini, kenapa kita kumpul? Karena kita capek, bukan capek olahraga tapi capek dengan kinerja KOI dan KONI yang mengaku sibuk, tapi kenapa bisa minim pembinaan prestasi dan pelatihan atlet. Sibuk apa mereka?," ujar Ivana Lie.

"Semua tindakan ini merupakan tanggung jawab kebijakan Kementrian, kalau Mentrinya benar pasti tidak akan terjadi seperti ini," sambungnya.

Ivana juga mengungkapkan bahwa bagi para atlet persiapan yang dilakukan adalah minimal enam tahun agar dapat meraih prestasi, sekarang hanya tersisa tiga tahun dan baik Menpora, KONI, dan KOI tidak melakukan hal-hal yang dapat membantu persiapan tersebut.

Sehingga membuatnya merasa bagaimana Indonesia bisa berprestasi jika pihak yang berwenang tidak bertanggung jawab. Hal yang dimaksudkan adalah bagaimana Menpora memberikan dana, perlengkapan olahraga, dan fasilitas lainnya dapat diberikan dengan tepat waktu.

14