Pada bulan Desember tahun lalu, sebuah film dokumenter TV Jerman menayangkan tentang upaya pejabat Rusia yang secara sistematis menerima uang sogokan dari atlet untuk menutupi hasil tes dari obat-obat terlarang dan doping.
“Terungkapnya masalah ini tentunya menjadikan dunia olahraga ini dalam krisis besar. Memang sulit menanganinya namun kami harus mampu membersihkan semua masalah ini,” ucap ia.
Dalam film dokumenter tersebut mengungkapkan, otoritas Rusia mewajibkan pemakaian doping dalam pembinaan atltetnya. Setelah kasus ini mencuat, dua pejabat IAAF mengundurkan diri.
Dalam wawancara siaran pertamanya sejak tuduhan dibuat publik, Diack mengatakan dia "terkejut" dan "terganggu" ketika dia pertama kali mendengar klaim.
Namun Lamine bersikeras bahwa tuduhan doping di Rusia tidak secara menyeluruh melibatkan semua atlet Rusia.
"Saya tidak bisa menerima jika dikatakan bahwa semua atlet Rusia 99% melakukan kecurangan. Itu tidak benar," katanya.
"Saya mengerti, kasus ini membuat orang krisis kepercayaan terhadap olahraga ini. Tapi saya yakin masih banyak atlet kita yang bersih,” tutupnya.