Dalam kerjasama ini Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin yang bertemu dengan Incheon Asian Games Organizing Committee yang diwakili, Kwon Yungsang. IAGO sendiri adalah Organisasi panitia pelaksana di Incheon untuk menjadi konsultan dalam rangka persiapan pelaksanaan Asian Games di Palembang 2018 mendatang.
Maka dari itu untuk rangka persiapan yang lebih baik untuk melangsungkan Asian Games 2018, Pemerintah Provinsi Sumsel hari ini melakukan tanda tangan MoU kerjasama dengan IAGOC yang Bertempat di gedung Kemenpora hari ini.
"Yang datang ke sini Kwon Yungsang selaku Vice President dan sudah berkunjung dengan tim ke Jakabaring. Mereka merasa bahwa kalau Incheon itu tujuh tahun. Sedangkan kita tinggal 3 tahun. Tapi setelah lihat Jakabaring, mereka yakin, pemprov sumsel dengan dukungan dari Kemenpora, KOI dan KONI masih bisa yakin selesaikan semua," terang Gubernur Sumsel, Alex Noerdin.
Lebih jauh Alex mengatakan bahwa, respon Menpora, Imam Nahrawi sangat baik sebab menurutnya ini bukti keseriusan pihak Pemprov Sumsel. Menurut Alex, Korea Selatan yang dana, fasilitas, teknologi dan sponsor yang luar biasa masih membutuhkan waktu tujuh tahun.
"Tadinya mereka gak percaya, setelah lihat (Jakabaring) mereka percaya. Kami juga bangun baru ada stadion baru khusus sepakbola, itu akan selesai di akhir 2016. Semuanya akan selesai sebelum tes event April 2017," tambah ia.
Disinggung mengenai renovasi, Alex mengatakan bahwa Stadion utama mereka saat ini hanya berkapasitas 40 ribu tempat duduk. Sedangkan jika ingin sebagai tempat opening dan closing ceremong, minimal stadion tersebut berkapasitas 55-60 ribu tempat duduk.
"Kalau ingin open dan closing, minimal 55-60 ribu. Mulai tahun ini dan selesai tahun depan, tambahan 20 ribu seat. Kemudian danau Jakabaring yg sudah jadi tuan rumah 2 kali WC water ski kalau untuk dayung karena sekarang panjangnya 1100 m, dayung minimal 2300 m. Kita akan perpanjang tambah lagi menjadi 2300 m dan itu akan selesai di akhir 2016," pungkas ia.