Setelah resmi menjadi tuan rumah Asian Canoe November 2015 mendatang, pengurus Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PODSI) Sumatera Selatan mulai bergerak menyiapkan semua fasilitas yang dibutuhkan termasuk perahu.
“Kita sudah ada 15 perahu, perahu ini eks SEA Games lalu yang sekarang berada di pusat, ini belum cukup. Setidaknya 15 perahu lagi dibutuhkan, dan itu perahu kita impor dari Eropa,” ujar Sekretaris Podsi Sumsel, Eva Ruliyaning.
Meski masih menyisakan selama tujuh bulan lagi, tapi persiapan memang harus dilakukan mulai dari sekarang. Karena setidaknya akan ada 30 negara yang ambil bagian dari Asia Canoe yang rencananya akan berjalan 10 hari di Bumi Sriwijaya.
“Makanya kita terus mempersiapkan segalanya, sekarang kita tengah mengajukan dana ke pusat untuk penyedian perahu tadi, mudah-mudahan bisa dipenuhi,” harapnya.
Pihaknya tak mau mencoreng Provinsi Sumsel yang belakangan dikenal sebagai provinsi olahraga karena selalu dipercaya menjadi tuan rumah turnamen akbar bertaraf internasional.
Asian Canoe akan menjadi awal sebelum Asian Games 2018. Sumsel yang kembali dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games bersama Jakarta, akan memulainya dengan mensukseskan Asian Canoe.