May Day dalam Bidang Olahraga

Jumat, 1 Mei 2015 11:37 WIB
Editor: Joko Sedayu
 Copyright:

May Day awalnya adalah sebuah festival tradisional saat musim semi di Northern Hemisphere. Biasanya dilakukan saat musim liburan, di mana masyarakat menari, bernyanyi, dan membuat kue.

Namun pada akhir abad 19, May Day dipilih sebagai tanggal Hari Buruh Internasional oleh kaum sosialis dan komunis internasional untuk memperingati kasus Haymarket di Chicago.

May Day yang jatuh pada 1 Mei juga memiliki nilai sejarah dalam bidang olahraga.

Pertama pada 1 Mei 1940, pada hari tersebut Olimpiade musim panas 1940 di Tokyo, Jepang resmi dibatalkan. Olimpiade yang seharusnya digelar pada 21 September hingga 6 Oktober 1940 itu batal karena Perang Dunia II.

Yang kedua, terjadi pada 1 Mei 1994. Pada hari itu, juara dunia Formula 1 tiga kali, Ayrton Senna, meninggal dunia karena kecelakaan saat berlomba dalam Grand Prix San Marino di Sirkuit Imola.

Senna, yang mengendarai mobil Renault dari tim Williams, tiba-tiba menabrak dinding pembatas pada sebuah tikungan Tamburello dengan kecepatan sekitar 233 kilometer per jam. Meskipun mendapat pertolongan dan dilarikan ke rumah sakit dengan helikopter, nyawa pebalap asal Brasil itu tidak terselamatkan.

Selain itu 1 Mei juga menjadi hari spesial bagi sejumlah atlet sepakbola dunia. Pada tanggal itu juga menjadi hari lahir Diego Contento, Jean-Christophe Bahebeck, Leonardo Bonucci, Alexander Farnerud, Alexander Hleb, Darijo Srna, hingga Oliver Bierhoff, dan masih banyak lagi.

1