Dalam diri seorang lelaki, pasti terselip keinginan untuk memiliki tubuh kekar dengan otot menonjol. Bentuk tubuh seperti ini mewakili maskulinitas, kekuatan dan kejantanan.
Tak heran pusat-pusat kebugaran selalu didominasi oleh para lelaki. Beragam tips dan trik untuk membangun massa otot banyak tersedia di internet berikut video tutorial. Bahkan suplemen yang dapat mempercepat pertumbuhan dan pembentukan otot tersebar luas.
Namun anda harus hati-hati menggunakan suplemen seperti itu jika tak ingin bentuk tubuh anda menyerupai monster seperti yang terjadi pada seorang pemuda Brasil, Romario Dos Santos Alves.
Romario sebenarnya seorang pemuda biasa yang bermimpi memiliki tubuh kekar berotot. Dia telah rajin melakukan fitnes untuk memperbesar dan membentuk otot tubuhnya. Namun mimpinya ini sedikit kebablasan saat dia pindah dari kota kecil kelahirannya di Caldas Novas, Brasil, ke Goiania.
.jpg?w=460&h=690)

Di kota ini, dia seperti biasa pergi ke Gym untuk melakukan fitnes. Namun dia terpesona oleh orang-orang di gym tersebut yang memiliki otot sangat besar. Romario pun diberi tahu bahwa rahasianya adalah Synthol.
Synthol sebenarnya adalah obat untuk mengatasi nyeri otot. Namun di gym itu, synthol disuntikan ke dalam tubuh untuk menggelembungkan otot. Demi mencapai impiannya mendapat tubuh kekar berotot, Romario pun tak ragu menyuntikkan synthol.
Tubuh lelaki yang sempat bekerja sebagai sekuriti ini memang menjadi sangat kekar. Namun otot-ototnya menjadi terlalu besar dengan tonjolan di bahu menyerupai punuk unta. Menyadari efek yang melebihi harapannya, Romario pun pergi ke dokter untuk memeriksanya. Dokter menyatakan terjadi pembekuan sel yang nyaris menyerupai batu. Satu-satunya cara agar dia tetap hidup adalah dengan mengamputasi tangannya.
Romario terpukul dengan pernyataan sang dokter. Apalagi orang-orang, terutama anak kecil, menjadi takut karena menganggap dia sebagai monster. Dia pun kehilangan pekerjaannya.
Namun dukungan istri dan anaknya yang membuat dia bertahan. Dia pun mendatangi dokter lain untuk mendapat second opinion. Beruntung dokter ini mengatakan dia tak perlu melakukan amputasi.
.jpg?w=460&h=321)
.jpg?w=460&h=307)
Namun hal ini membuat dia sedikit terlena. Dia mendapat kabar lagi, cairan synthol yang dicampur dengan hormon kuda akan membuat otot semakin indah. Romario sudah mencampurkannya dan siap menyuntikkan cairan campuran tersebut ke tangannya. Namun dia kembali teringat ancaman amputasi sebelumnya dan mengurungkan niat tersebut.
"Saya menyesal memakai synthol," ucapnya.
Kini setelah menjalani hidup dengan tubuh barunya tersebut, orang-orang sudah mulai menerimanya meski masih ada yang memandang ngeri pada tubuhnya. Namun beberapa orang lain memuji bentuk tubuhnya dan kerap meminta dia untuk berfoto bersama.
"Kadang ada anak kecil yang melihat saya, dan bilang pada ibunya, 'Bu, lihat itu Hulk, Hulk,'" ucap Romario menirukan.
.jpg?w=460&h=690)

.jpg?w=460&h=306)
.jpg?w=460&h=309)