Dua kali gagal tampil di pentas SEA Games membuat Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) bertekad tampil di SEA Games 2017 Malaysia mendatang.
Pertama, olahraga asli Indonesia ini gagal tampil pada SEA Games 2013 Myanmar. Selanjutnya, tarung derajat juga tidak dipertandingkan pada multieven se-Asia Tenggara tersebut pada edisi 2015 di Singapura.
Padahal di SEA Games 2011, olahraga bela diri itu telah dipertandingkan sebagai cabang ekshibisi. Agar dapat dipertandingkan pada edisi 2017 mendatang, Kodrat kini gencar melakukan lobi.
Sesuai dengan ketentuan, setiap cabor yang akan dipertandingkan harus mendapatkan dukungan minimal 4 negara.
“Kami bertekad agar Kodrat tampil pada SEA Games 2017 di Malaysia. Misi kami saat ini adalah mendekati Malaysia agar Kodrat dipertandingkan,” ungkap pendiri Kodrat, Achmad Dradjat saat mendatangi even Porprov V/2015 Banyuwangi.
“Makanya, kami maksimalkan momen SEA Games di Singapura sekarang,” tambahnya.
Menurut pria yang akrab disapa Aa Boxer ini, pihak Kodrat mengirim Sang Guru Muda, Badai Meganegara untuk melakukan lobi. Bahkan, pria yang juga putra sulung Aa Boxer itu akan melobi negara-negara lain agar mendapat banyak dukungan ketika rapat Dewan SEA Games.
“Kami harus agresif mencari dukungan agar Kodrat bisa dipertandingkan pada SEA Games berikutnya. Karena itu, Badai juga mendekati negara lain supaya mendukung dipertandingkannya cabor kodrat,” terang Aa Boxer.
“Saat ini, olahraga tarung derajat sudah berkembang di hampir semua negara ASEAN. Hampir semua. Hanya tinggal di Brunei Darussalam dan Kamboja. Di negara ASEAN kami juga telah memiliki perwakilan,” tuntasnya.