Ajang yang akan berlangsung di Velodrom Stadion Manahan Solo dan di kawasan Jalan Slamet Riyadi Solo ini, akan berlangsung pada Sabtu-Minggu (22-23/8) mendatang. Uniknya, saat penyelenggaraan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi ini, yakni kategori Marathon yang terakhir kali diperlombakan di Solo pada tahun 2002 silam.
"Jumlah peserta ini melebihi target kami, karena kami hanya menargetkan sekitar 500an peserta saja. Namun sampai saat ini sudah lebih dari 700. Sehingga jumlah ini sudah cukup dan kami tak membuka pendaftaran kembali," jelas ketua Pelaksana kegiatan Jay Sapto Wibowo saat jumpa pers dengan wartawan, Jumat (14/8) siang.
Menurutnya, para peserta ini berasal hampir dari semua daerah di Indonesia, seperti dari Sumatera, Kalimantan, Jambi, dan masih banyak lagi. Berdasarkan pengakuannya, ada 55 klub dari Indonesia dan 3 klub sepatu roda dari Malaysia.
"Dalam ajang ini persaingan akan ketat, karena ada sejumlah atlet SEA Games Indonesia yang juga ikut serta," akunya.
Ia menerangkan bahwa ajang ini diadakan juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-70 dan juga menyongsong Hari Olahraga Nasional (Haornas).