Presiden Baru IAAF Akan Lawan Pengguna Doping

Sabtu, 22 Agustus 2015 04:51 WIB
Editor: Randy Prasatya
 Copyright:

Coe baru saja memenangkan pemilihan umum dalam Kongres IAAF ke-50 di Beijing. Pria berusia 58 tahun itu mengalahkan sesama mantan atlet asal Ukraina, Sergey Bubka untuk menjabat kursi nomor satu atletik dunia.

Sehari setelah terpilih sebagai Presiden IAAF, Coe mengungkapkan jika ia akan meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberikan toleransi untuk pengguna doping.

"Tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan doping dalam olahraga ini dan saya akan mempertahankannya dalam tingkat kewaspadaan yang sangat tinggi," ucap Coe dilansir BT Sport.

Terpilihnya Coe membuat IAAF kembali punya kekuatan usai dihantam isu doping. Pasalnya beberapa waktu lalu, federasinya diduga tak serius menangani wabah zat terlarang usai media di Inggris dan Jerman memaparkan temuannya.

Coe juga meyakini jika pihaknya tak mau gegabah untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Sebab menurutnya, ada upaya menciptakan konflik dengan modus penyebaran doping secara masif.

"Kami harus mengakui, ada pandangan yang terlalu luas bahwa ini memang sebuah kasus. Apakah kebenaran atau hanya menduga-duga di mana terdapat konflik dan celah," imbuhnya.

"Saya pikir sistem independen adalah hal yang kami butuhkan untuk menghentikan spekulasi ini. Membuat kami bisa selalu waspada terhadapnya (doping)," pungkasnya.

4