Asian Games 2018

Indonesia Hanya Bangun 2 Venue Anyar di Asian Games 2018

Jumat, 18 September 2015 12:25 WIB
Editor:
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT

Menurut Menpora, Imam Nahrawi, Indonesia akan lebih memanfaatkan venue yang sudah ada, 

"Sebisa mungkin (kita) akan memanfaatkan venue yang sudah ada, jadi tidak perlu membangun venue baru kecuali velodrome di Rawamangun dan Aquatic di GBK. Tadi kita sudah mendapatkan dukungan dari Komisi X agar aquatic me dapatkan perhatian di 2016. Artinya kita tidak akan keaulitan untuk melanjutkan persiapan itu (Asian Games 2018)," jelas Imam seusai rapat dengan Komisi X DPR-RI.

Selain itu, Menpora juga menjelaskan bahwa untuk Logo Asian Games 2018 sendiri, burung Cendrawasih telah resmi menjadi logo dan maskot untuk kejuaraan empat tahunan se-Asia ini. Juga penambahan nama Jakarta-Palembang dalam logo resmi Asian Games 2018.

"Kita berhasil meyakinkan OCA besetta seluruh anggotanya bahwa untum Logo dan Maskot Asian Games adalah Cendrawasih, tinggal ada penambahan nama di logo itu Jakarta-Palmbang. Itu sejarah baru bagi Asian Games, karena baru hari ini ada dua kota yang disebut secara langsung di logo," tambahnya lagi.

Dalam rapat dengan OCA tersebutjuga telah diputuskan yang akan menjadi kota dalam Upacara Pembukaan dan Upaca Penutupan Asian Games 2018 akan dilangsungkan di Ibu Kota Jakarta. Hal ini juga masih ada kemungkinan berubah. "Diputuskan di Jakarta (opening/closeing), masih ada waktu tiga tahun lagi, ini dinamis dan juga sesuai kemampuan lokal."

OCA juga menjelaskan dalam rapat yang di lakukan Asghabat tersebut, seikh Ahmed Al-Saba mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini delegasi FIFA (Federasi Sepak Bola Tertinggi Dunia) akan berkunjung ke Indonesia untuk mempercepat penyelesaian masalah pada sepak bola Indonesia.

2