Sosok Akhmad mungkin tidak dikenal oleh masyarakat Indonesia saat ini. Namun tidak di Amsterdam, Belanda untuk saat ini. Akhmad ialah bagian dari kontingen Rumah Cemara yang mewakili Indonesia di Homeless World Cup 2015 yang berlangsung di Amsterdam, Belanda.
Selain miliki misi untuk mengharumkan nama Indonesia di event tahunan untuk para kaum marginal di dunia lewat ajang street soccer, Akhmad miliki pesan khusus saat bertanding di Amsterdam, Belanda,
"Setiap orang memiliki kesempatan untuk bergerak dan memiliki kesempatan untuk memulai hidup baru," kata Akhmad seperti dilansir dari situs resmi Homeless World Cup.
Akhmad merasa bahwa Homeless World Cup tidak mengekang latar belakang dan kebangsaan mereka yan mengikuti turnamen ini. Karenanya Akhmad mengaku bahwa ia ingin benar-benar mewujudkan cinta untuk sepakbola dan semangat kebersamaan di Piala Dunia Tunawisma.
Homeless World Cup merupakan turnamen street soccer dengan sejumlah peraturan khusus yakni antara lain 1 tim terdiri hingga 8 pemain yang mana 4 pemain utama (3 pemain lapangan dan 1 penjaga gawang).
Homeless World Cup pertama kali digagas pada 2003 dan menjadi ajang sepakbola bagi kaum marjinal. Turnamen Homeless World Cup menjadikan sepakbola sebagai wadah dan tempat bagi para pesertanya untuk meraih perubahan.