BAHAYA, Skandal Doping Atlet Rusia Bisa Menyebar

Rabu, 11 November 2015 16:48 WIB
Penulis: Devi Novitasari | Editor: Joko Sedayu
 Copyright:

Komite Olahraga Internasional (IOC) belum lama ini mengawasi para atlet yang diduga menggunakan doping untuk memenangkan kejuaraan atletik dunia dan Olimpiade melalui Agensi Anti Doping Dunia (WADA).

Berdasarkan investigasi yang dilakukan WADA pada atletik Rusia mungkin akan menarik olahraga lain di Rusia karena mereka menggunakan laboratorium yang sama yang sekarang diduga menutupi penggunaan doping.

"Tidak ada alasan untuk percaya bahwa cabang olahraga atletik jadi satu-satunya olahraga Rusia yang telah terpengaruh," tutur investigator yang berwenang atas penyelidikan penggunaan doping seperti dilansir dari Reuters.

Tuduhan atas penggunaan obat pada cabang olahraga atletik Rusia akan berdampak pada pelarangan atletik Rusia untuk Olimpiade Rio tahun depan. Ini menjadi skandal olahraga terbesar yang menimpa Rusia selama beberapa dekade.

Jika sanksi ini termasuk pada cabang olahraga lain, termasuk olahraga yang cukup populer di Rusia tentu akan menghancurkan kebanggaan Rusia yang selama beberapa tahun belakangan sedang memuncaki kesuksesan olahraga.

Berdasarkan situs internet Agensi Anti Doping Rusia, Rusada, laboratorium Moskow yang terkena skandal ini juga memproses tes untuk 20 cabang olahraga lain selain atletik. Beberapa olahraga itu yakni ski jumping, cross-country skiing, angkat beban, tinju, dayung, ice hockey, sepakbola, biathlon, dan bobsleigh.

Beberapa olahraga tersebut telah terbukti melakukan kecurangan. Pada 2013 misalnya, tiga perenang Rusia terkena sanksi pelarangan mengikuti kompetisi berikutnya akibat terbukti menggunakan doping untuk mendongkrak performa mereka.

6