Provinsi DKI menjadi yang teratas dalam kategori compound putri setelah berhasil mengumpulkan total nilai 20028 dari tiga atlet mereka, Triya Resky Adriyani, April Dwi Novita Sari, dan Apricilia Elsa Kristina. Sedangkan di posisi kedua disusul oleh Jawa Timur yang memperoleh nilai total 2006 melalu atlet mereka, Tiara Sakti Ramadhani, Dellie Threesyadinda, dan Yurike Nina Bonita.
Tim panahan putri DKI sebenarnya juga diperkuat oleh salah satu atlet Pelatnas, Rona Siska Sari. Namun sayang, Rona hanya menempati urutan ke-empat di tim DKI dengan poin, 663 selih empat poin dari Apricilia Elsa Kristina yang mengumpulkan 667 poin.
“Rona sudah pasti masuk PON karena dia Pelatnas, tapi untuk di tim Compound dia tidak masuk karena sejak awal, kesepakatan kami hanya dipilih tiga terbaik. Untuk persaingannya sendiri, saat ini di nomor Compound putri kita sudah bisa mengimbangi Jawa Timur,” jelas pelatih Tim Panahan DKI Jakarta, Jimmy Lantang di lapangan panahan, Senayan, Jakarta.
Nantinya, bagi peserta tim beregu yang tidak mampu menempati peringkat 1, 2, dan 3. Tiket PON masih bisa mereka dapatkan melalui kategori perorangan, sedangkan bagi tim yang sudah mengirimkan wakilnya melalui nomor beregu, mereka sudah tidak bisa mengikuti kategori perorangan lagi.