Berdasarkan pendalaman Komisi 1 yang membahas permasalahan dibidang organisasi, keinginan untuk bisa memperbaiki masalah dibidang olahrga di Indonesia akhirnya dibawa ke Musornas. Beberapa permasalahan yang terjadi itu antara lain, adanya dualisme didalam tubuh beberapa cabang olahraga serta penyelesaian terkait masalah 5 ring.Berdasarkan Musornas, akhirnya KONI sepakat untuk mencopot logo lima ring yang menjadi salah satu permaslahan.
"Musornas mengamanatkan untuk KONI tidak lagi menggunakan lima ring. Dan selanjutnya akan dibawa pada saat nanti KONI dan KOI melakukan visit ke IOC," jelas Wakil Ketua KONI Demisioner, Suwarno.
Keputusan ini bersifat laporan termasuk didalamnya hal-hal yang bersifat penggunaan lima ring di lambang KONI. KONI memastikan tidak lagi menggunakan lima ring di logonya sejak kemarin dan hal ini akan dikembalikan ke IOC.
"Itu sifatnya dilaporkan, sehingga kemarin kami membuat laporan resume tentang kegiatan Musornas ke Kemenpora, dimana didalamnya kami juga melaporkan hal-hal yang bersifat penggunaan lima ring di lambang KONI. Dan kita jelaskan disitu sekalian, bahwa KONI dari mulai kemarin tidak lagi menggunakan lima ring didalam lambang KONI dan dikembalikan ke IOC," tegas mantan Ketua Satlak Prima ini.
Dengan ini dipastika KONI tidak lagi menggunakan lambang lima ring,. Dia berharap dengan ini bisa memberikan langkah maju kedepan untuk harmonisasi, persahabatan dan persaudaraan diantara semua stakeholder.
"Ini merupakan suatu kepastian bahwa KONI tidak lagi menggunakan lambang lima ring yang ada sekarang. Mudah-mudahan ini semua bisa memberikan langkah maju kedepan untuk harmonisasi, persahabatan dan persaudaraan diantara semua stakeholder" pungkasnya.