Tak Pengalaman, KOI Rampungkan Masterplan dengan Konsultan Asing

Selasa, 8 Desember 2015 02:37 WIB
Penulis: Devi Novitasari | Editor: Gema Trisna Yudha
© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
 Copyright: © Ratno Prasetyo/INDOSPORT

Jelang Asian Games 2018, Indonesia yang ditunjuk menjadi tuan rumah menggantikan Vietnam terus berbenah mempersiapkan diri. Masterplan sebagai salah satu hal yang harus dipersiapkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) akhirnya selesai dirampungkan. Kurangnya pengalaman dan kemampuan, membuat mereka mempergunakan konsultan asing agar event ini bisa terselenggara dengan baik.

“Untuk menyelesaikan masterplan, kita menggunakan konsultan dari luar. Hal ini karena memang pekerjaan untuk masterplan banyak dan kita memang belum punya pengalaman untuk membuatnya karena berbeda dengan SEA Games,” tutur Wakil Ketua Umum KOI, Muddai Madang.

Tugas KOI ini dianggap cukup berat karena dengan waktu yang singkat usai bergantinya kepengurusan, mereka harus segera merampungkan masterplan. Meski demikian, semangat tinggi dari seluruh pihak untuk menyelesaikannya berbuah hasil.

“Kita kerja untuk menyelesaikan masterplan ini terhitung dari pertengahan November. KOI secara resmi membentuk tim untuk menyelesaikan masalah induk dan masterplan. Syukur Alhamdulillah tadi malam masterplan sudah terrealisasikan,” jelasnya.

Dia menambahkan, meski saat ini Indonesia belum memiliki kemampuan untuk membuat masterplan, pengalaman ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan Indonesia. Sehingga Indonesia nantinya bisa melakukannya untuk bangsa sendiri maupun menjadi konsultan untuk negara lain.

“Mudah-mudahan kedepan kita harus bisa membuat seperti mereka. Jadi, kita bisa jadi konsultan untuk negara lain atau kita sendiri,” tutupnya.

Usai menyerahkan masterplan ini kepada pemerintah, KOI tinggal menunggu hasil dari pemerintah untuk bisa menerapkan masterplan yang sudah dirancang.

2