Pada hari Minggu 27 Desember lalu, Pemerintah Indonesia dengan resmi meluncurkan logo dan maskot untuk Asian Games 2018, Jakarta-Palembang. Namun sayang baru saja diluncurkan, maskot yang diberi nama Drawa ini banyak menerima kritikan.
Mendengar banyaknya kritikan di masyarakat, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berencana melakukan perubahan desain Drawa agar lebih kekinian.
Untuk melakukan desain ulang, Menpora yang didampingi oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Yuni Poerwanti, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Sakhyan Asmara dan Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan, Gatot Dewa Broto. Menerima kehadiran Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Barekraf) di lantai 10 gedung Kemenpora.
Kehadiran Triawan sendiri adalah untuk menyampaikan tawaran untuk revisi terhadap Maskot Asian Games 2018 yang mendapatkan banyak respon masyarakat usai launching pada hari Minggu kemarin. Triawan menyayangkan gambar maskot untuk even sebesar Asian Games 2018 sangat sederhana sekali.
Walau keduanya setuju untuk melakukan revisi kepada Drawa, Menpora dan Triawan setuju diperlukannya revisi terhadap maskot tersebut. Namun, keduanya juga sepakat bahwa revisi maskot tersebut tidak akan di sayembarakan.
“Pak Triawan akan mengundang beberapa pihak yang ahli dan professional di bidang design logo dan maskot. Ada seleksi terbatas diantara mereka dan dalam waktu dua bulan paling lama akan selesai,” ujar Gatot Dewa Broto usai mengikuti rapat tersebut.
Masih menurut Gatot, Menpora menjelaskan bahwa tidak keberatan atas apa yang diusulkan dari pihak Badan Ekonomi Kreatif. Pasalnya, Menpora menyambut positif atas apa yang ditawarkan oleh Barekraf tersebut, yang pada minggu depan langsung akan memulai rapat untuk membahas hal tersebut.
“Kita akan setting ulang gambar maskot Asian Games dengan para professional yang ahli di bidang design dengan tidak menghilangkan Drawa-nya (Cendrawasih). Semisal Cendrawasih ala 2018 dengan sentuhan yang lebih baik,” jelas Menpora Imam Nahrawi.
“Saya bersyukur begitu besar respon publik terkait dengan maskot ini, demikian pula jika memungkinkan logo Asian Games pun akan kita beri sentuhan lebih muda, trendi, friendly agar bisa diingat semua kalangan,” tuntasnya.