Persiapan Asian Games 2018 sudah mulai dilaksanakan, termasuk peluncuran logo, maskot dan lainnya menyangkut kegiatan multieven tersebut. Meski pada akhirnya maskot untuk Asian Games dinilai kurang menarik dan akan segera direvisi. Terkait hal tersebut ketua KOI, Erick Thohir pun angkat bicara dan meminta semua pihak agar tidak saling menjatuhkan.
“Pemerintah juga sempat menanyakan soal masalah maskot, iya sudah kan Pak Menpora sendiri sudah ada solusi, ya kita dukung lah. Kita juga sebagai bangsa jangan cuman berpikir tentang titik kecil, terus saling menjatuhkan. Ini Asian Games terakhir kali tahun 1962 jadi kita tidak boleh saling menyalahkan kita mesti saling merapihkan,” ujar Erick Thohir.
Presiden Inter Milan tersebut juga menjelaskan tentang penggunaan dana untuk perhelatan Asian Games nanti dan meminta agar semua pihak saling mendukung.
“Saya meminta dengan hormat, semua pihak mendukung, dan semua dana-dana ini segera diplanning, dicairkan dengan benar karena nanti kan dana ini ada dua macam. Sarana prasarana itu domainnya pemerintah lalu ada juga dana yang domainnya Indonesian Society of Gynecologic Oncology (INASGO) itu untuk event. Untuk dana tentang altit-atlit itu doaminnya KONI dan Satlak Prima,” tandasnya.