"Saya tentu berharap dengan persiapan ini, kan Olimpiade sudah semakin dekat," ungkap Thohir seusai acara konferensi pers Dua Biru Bersatu di Fairmont Hotel, Jakarta.
"Saya berharap pendanaan untuk pengiriman atlet, pem-booking-an hotel, lalu uang saku, dan lainnya mesti disiapkan, karena ini penting dan harus sudah mulai jalan," sambung Thohir.
Thohir menilai kondisi kota di Brasil sebagai tuan rumah penyelengaraan olahraga multi-event terbesar di dunia itu akan berbeda dengan kota penyelenggara Olimpiade sebelumnya yaitu Inggris pada 2012.
"Olimpiade di Brasil ini kan tidak seperti di Inggris. fasilitasnya mungkin bagus, tapi kan jumlah hotel dan transportasinya berbeda,” lanjut pria yang juga merupakan Presiden Inter Milan itu.
Pengusaha 45 tahun itu juga menjelaskan bahwa sebelumnya sudah diselenggarakan rapat dengan pihak terkait untuk membahas pengiriman atlet ke Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro.
"Kemarin juga sudah ada rapat koordinasi antara KOI, Kemenpora, Satlak Prima. Bagaimana mereka sudah memaparkan siapa-siapa yang berkualitas ke Olimpiade. Tentu yang diharapkan adalah bahwa KOI ini yang bertanggung jawab mengirim, pembinaan itu di Kemenpora, Satlak Prima," tutupnya.