Berdasarkan keterangan dari mantan direktur umum RUSADA, Ramil Khabriev, Kamayef meninggal dunia akibat serangan jantung pada Minggu (14/02) waktu setempat.
"Dia mengeluh sakit di dadanya setelah bermain ski. Dia tidak pernah mengeluh tentang masalah jantung, setidaknya kepada saya. Mungkin istrinya tahu tentang masalah seperti itu," kata Khabriev kepada kantor berita Tass.

Nikita Kamayef meninggal akibat serangan jantung setelah bermain ski.
Rusia diskors dari aktivitas atletik internasional pada November lalu setelah sebuah komisi khusus dari Badan Anti-Doping Dunia mempublikasikan kecurangan dan praktek korupsi secara meluas yang melibatkan pemerintah Rusia.
Kamayev dan Khabriev mundur dari posisi mereka secara bersamaan dengan manajemen senior RUSADA yang masih tersisa pada pertengahan Desember 2015 lalu.
Pengunduran diri dua tokoh vital lembaga anti doping Rusia itu bertepatan pada saat Rusia menghentikan skorsing sejumlah atletnya bisa berlaga di Olimpiade Rio Janeiro pada bulan Agustus 2016 mendatang.