Pihak FIS telah mengadukan pebiola sekaligus pemain ski elit Inggris, Vanessa-Mae ke pengadilan kerena di duga telah melakukan pemalsuan nama dengan menggunakan nama ayahnya yakni Vanessa Vanakorn dan memanipulasi skor pada saat mewakili Thailand di Olimpiade 2014. FIS pun memberikan hukuman kepada Vanessa dengan larangan bermain selama empat tahun dan hasilnya Olimpiade tersebut di hapus dari catatan Sochi.

Aksi Vanessa-Mae saat berlaga di Olimpiade 2014.
Namun, setalah mengalami proses yang cukup panjang di Pengadilan Arbitrasi Olahraga, atlet ski 37 tahun ini berhasil memenangkan gugatan atas kasus pencemaran nama baik tersebut.
Seperti dilaporkan dari BBC, Pengadilan Arbitrasi Olahraga telah membersikan namanya dari tuduhan yang dilakukan oleh pihak FIS. Pengadilan memenangkan gugatan atlet kelahiran Singapura ini dengan alasan bahwa aturan FIS lemah.

Larangan FIS kepada Vanessa-Mae sudah dihapus semua.
Atas kemenangan gugatan tersebut, pejabat ski internasional mengeluarkan permintaan maaf kepadanya dan siap membayar denda untuk badan amal. Terkait hukuman larangan bermain selama empat tahun, pengadilan memutuskan hukuman tersebut dibatalkan dan Komite Olimpiade Internasional pun memutuskan untuk tidak membatalkan hasil yang diraih Vanessa-Mae di Olimpiade 2014 lalu.