Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menggunakan olahraga untuk melakukan diplomasi politik. Seperti dilansir USA Today, Barack Obama menggunakan baseball untuk mencairkan ketegangan politik antara Amerika Serikat dengan seteru abadi mereka, Kuba.
Obama dan keluarganya menonton bersama Presiden Kuba Raul Castro. Mereka membaur dengan 55 ribu penggemar bisbol dari Kuba dan Amerika.
“Bisbol jelas sesuatu yang orang Amerika Serikat dan Kuba sukai. Itu adalah bagian dari warisan kami,” kata Penasihat Deputi Keamanan Nasional untuk Komunikasi Strategis Amerika Serikat Ben Rhodes.

Rhodes mengatakan, bisbol adalah bagian dari pertukaran untuk membangun bisnis, dalam budaya, seni, dan olahraga yang bisa membawa orang-orang Amerika Serikat dan Kuba menjadi lebih dekat.
Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Kuba dalam lima dekade ini memang dingin. Hubungan diplomatik yang tak mesra ini memberikan pengaruh pula di dunia bisbol. Tim bisbol asal Amerika Serikat dilarang pemerintah untuk merekrut pemain asal Kuba. Sementara itu, Castro tidak mengizinkan para pemain bisbol hijrah ke luar negeri.

Belakangan, hubungan politik Amerika Serikat dan Kuba sedikit mengendur. Hal ini ternyata berdampak pada bisbol. Sejumlah tim mulai mendiskusikan soal pemain baru yang akan didatangkan.