Semula tim tarung derajat Jatim memberangkatkan Resmianty Amelia, Siti Rofikoh dan Cahyo Harjo. Namun, selama persiapan ternyata Cahyo mengalami cedera. Petarung pria andalan Jatim itu menderita cedera bahu.
"Karena cedera bahu menimpa Cahyo, kami harus menggantinya. Cahyo kami minta fokus pemulihan cedera. Karena dia salah satu andalan Jatim di PON XIX/2016 Jawa Barat nanti," ujar Ketua Harian Pengprov Kodrat Jatim Erwin H Poejono
"Pilihan pengganti Cahyo kami tunjuk Bima Putra. Dia adalah petarung lapis kedua kami, tapi memiliki kemampuan yang layak untuk bersaing di level internasional," tambahnya.
Erwin bahkan mengiming-imingi Bima Putra dengan jatah tampil di PON yang bergulir, September mendatang. Apalagi sekarang ini tarung derajat belum memasuki sesi entry by name.
"Bima bisa menjadi atlet Jatim di PON mendatang. Dengan catatan, ia bisa mencatatkan prestasi di Malaysia nanti. Kan sekarang masih entry by number, belum kami putuskan siapa petarung Jatim ke PON nanti," tegas pria yang juga Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama (PT DLU) ini.
Pada kesempatan terpisah, Bima Putra mengatakan bersyukur mendapat kesempatan tampil di kejuaraan level internasional. Dia bertekad menampilkan pertarungan terbaik demi merah putih dan Jatim.
"Saya merasa bangga dengan kepercayaan ini. Saya akan bertarung sekuat tenaga. Saya juga mendoakan agar Cahyo Harjo lekas pulih. Kami juga mohon doa dari masyarakat agar bisa mengharumkan Indonesia. Rencananya, kami berangkat Minggu pagi besok," ungkap petarung di kelas 73-76kg ini ketika ditemui di KONI Jatim.