Asian Games 2018

Tinjau Jakabaring, Perusahaan China Siap Urus Penerangan Asian Games 2018

Kamis, 9 Juni 2016 01:42 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Rizky Pratama Putra
© Muhammad Effendi/INDOSPORT
Tim dari pemerintah dan China tinjau persiapan pembangunan Asian Games 2018 di Palembang. Copyright: © Muhammad Effendi/INDOSPORT
Tim dari pemerintah dan China tinjau persiapan pembangunan Asian Games 2018 di Palembang.

Guangdong ZZTY Lighting Technology Co.ltd, melakukan peninjauan ke venues Asian Games di komplek Jakabaring Sport City (JSC) Rabu (08/06/16). Kunjungan ini guna menengok persiapan venue yang akan dipakai pada Asian Games 2018 mendatang.

Rombongan ZZTY berjumlah empat orang yang dipimpin oleh Executive Deputy General Manager, Wu Yubiao. Kunjungan ZZTY didampingi dua perwakilan INASGOC Hellen Sarita De Lima dan Junas Miradiarsyah, serta Asisten III Pemprov Sumsel, H Ahmad Najib, Kadispora Sumsel H Ahmad Yusuf Wibowo dan  Marketing Asian Games Nirmala Dewi.


Perwakilan dari perusahaan asal China saat meninjau sejumlah lokasi Asian Games di Jakabaring, Palembang.

Kabarnya, ZZTY akan menjadi penyuplai penerangan untuk seluruh venue di ajang olahraga multi-event terbesar di Asia ini. Selain di Palembang, ZZTY juga akan membantu urusan penerangan di sejumlah venue di Jakarta.

Kunjungan tersebut dimulai dari Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ),dilanjutkan ke venue akuatik yang tetap berpeluang digelar di Palembang. Setelah itu meninjau ke venue panjat tebing, venue lapangan tenis Bukit Asam, GOR Ranau untuk cabor sepak takraw dan arena voli pantai. 

Kemudian, ke venue lapangan tembak, danau Jakabaring untuk cabang rowing, kano dan kayak. Terakhir melakukan peninjauan di luar komplek Jakabaring seperti Gedung PSCC dan Stadion Madya Bumi Sriwijaya.

Disela kunjungan tersebut, Executive Deputy General Manager, Wu Yubiao,Guangdong ZZTY Lighting Technology Co.ltd,  membandingkan kondisi venue antara di Jakarta dan Palembang. Menurutnya nyaris seluruh venue Asian Games di Palembang masih baru, sementara venues di Jakarta banyak yang sudah tua. 

 Pemimpin perusahaan asal China ini juga memuji kondisi lokasi penyelenggaraan cang olahraga di Palembang. Wu mengatakan,kondisi venues Asian Games di Jakabaring semua terpelihara dengan baik dan

luar biasa.

“Setelah melihat Palembang, ada perbedaan besar antara kondisi venues di Jakarta dan Palembang,”kata Wu.


Calon penyuplai penerangan Asian Games 2018 memuji kondisi sejumla venue di Jakabaring.

Sementara itu, Hellen Sarita De Lima perwakilan dari Inasgoc menambahkan, pihak ZZTY melakukan survey untuk melakukan estimasi penggunaan lighting untuk kebutuhan Asian Games, dan mencari solusi terhadap masalah penerangan untuk Asian Games. 

“Kapastias kami hanya mendampingi tim ZZTYmeninjau venue Asian Games di Indonesia, hasil peninjauan mereka akan dilaporkan untuk  diapproval kelayakannya,”kata Hellen.

 Sedangkan, H Ahmad Najib, Asisten III Pemprov Sumsel mengatakan, beberapa Venues Asian Games di Sumsel sudah siap digunakan, namun pihak ZZTY tetap ingin mendapatkan data akurat terkait kondisi venue di Palembang khususnya soal lighting.

“Tidak menutup kemungkinan mereka yang akan menangani soal penerangan untuk kebutuhan Asian Games di Palembang,” jelas Najib.
 
81