Menpora meminta agar selalu berlaku jujur pada diri sendiri jangan menggunakan doping, karena itu akan mempengaruhi kewajaran prestasi olahraga atlet itu sendiri.
“Kita punya kemampuan dari hasil latihan selama beberapa tahun ini, dan itu bisa menjadi motivasi kita untuk semangat di lapangan, dan yang penting berdoa,” ucap Menteri asal Madura ini seperti rilis yang diterima INDOSPORT.
Berkaitan dengan doping, masih kata Imam, “Saya kira CdM dan Satlak Prima sudah mempunyai inventarisasi bagi atlet yang sedang mengkonsumsi obat. “Mungkin saja itu obat batuk atau flu, dan itu akan dipastikan oleh lembaga anti doping,” tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB) ISSI Raja Sapta Oktohari mengatakan, keberhasilan balap sepeda meloloskan atlet ke olimpiade merupakan hasil kerja keras yang selama ini dilakukan oleh atlet, pelatih maupun tim pendukung lainnya sehingga BMX Indonesia diperhitungkan.
Menpora mengatakan lolosnya atlet BMX Tony Syarifudin menjadi motivasi bagi atlet lainnya. “Lolosnya Toni merupakan sejarah besar bagi ISSI dan ini artinya ada semangat yang luar biasa bagi sebuah stakeholder olahraga baik bagi KONI, KOI dan cabang olahraga yang lain,”tutur Menpora.