Olimpiade Rio de Janeiro

Kriminalitas Tinggi di Brasil, Jadi 'Keuntungan' untuk Kontingen Indonesia

Kamis, 21 Juli 2016 16:46 WIB
Editor:
 Copyright:

Ketua Kontingen Indonesia (Cdm), Raja Sapta Oktohari, telah melakukan kunjungan sebanyak tiga kali ke Brasil untuk meninjau kesiapan dan situasi negara tersebut sebelum bergulirnya Olimpiade Rio pada 5 Agustus mendatang. ia menganggap kondisi Negeri Samba relatif kondusif meski diterpa isu krisis.

“Saya sudah tiga kali ke sana dan semua baik-baik saja, untuk isu keamanan saya rasa jika kontingen Indonesia bisa menjaga diri dan tidak pergi ke tempat-tempat yang aneh di waktu-waktu yang dilarang semuanya akan baik-baik saja,” ujar pria yang akarb disapa Okto itu saat dihubungi INDOSPORT.

Selain itu, isu krisis dan keamanan Brasil yang kabarnya semakin rawan jelang Olimpiade dianggap menjadi keuntungan sendiri bagi para atlet oleh pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) tersebut.

“Justu itu akan menjadi keuntungan sendiri karena pastinya atlet kita akan menjadi lebih wasapada dan menjaga dirinya selama berada di Brasil nanti,” tambahnya.

Isu kriminalitas dan kejahatan meningkat di Brasil jelang Olimpiade karena banyaknya rakyat menentang penyelengaraan event empat tahunan tersebut. 

Kondisi keuangan Brasil yang tengah memburuk dianggap akan semakin diperparah karena anggaran fantastis yang digelontorkan pemerintah untuk Olimpiade.

Pada akhir Juni silam, ditemukan potongan tubuh manusia di dekat pantai Copacabana di Rio de Janeiro. Lokasi penemuan potongan tubuh tersebut tak jauh dari arena yang akan digunakan untuk olahraga voli pantai pada Olimpiade mendatang.