Ketua Kontingen Indonesia, Raja Sapta, Oktohari, menyebut kontingen Merah Putih sama sekali tak terganggu dengan isu fasilitas penginapan yang banyak dikeluhkan berbagai negara peserta. Sejauh ini, Okto, panggilan akrab Raja Sapta Oktohari, mengklaim para atlet Indonesia siap dengan segala risiko di Brasil
“Kalau ada keluhan dari negara-negara lain itu bagus karena berarti kesempatan Indonesia untuk dapat emas lebih besar karena fokus mereka terganggu hal-hal itu. Kami hanya ingin fokus untuk meraih medali, tim Indonesia siap dengan kondisi apapun,” ujar Okto kepada INDOSPORT di acara pelepasan kontingen Indonesia.
“Terakhir di cek venue sudah rampung, kecil-kecil mungkin masih dibenahi sekarang, ini eventnya Olimpiade loh jadi saya rasa tidak mungkin venue sepi penonton. Sebelum acara kita tidak bisa bicara, tapi pas Olimpiade semua pasti ingin nonton,” ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu.
Terkait penanganan virus zika, Okto juga menganggap tak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Hal tersebut mengingat penyebaran virus tersebut yang banyak terjadi di wilayah pedalaman Brasil, sementara Olimpiade akan digelar di kota Rio de Janeiro.
Kontingen Indonessia yang akan terbang ke Brasil berjumlag 28 atlet, 19 offisial teknik dan 12 offisial nonteknik. Okto mengklaim jika para atlet telah siap 100 persen untuk berlaga di pesta olahraga terbesar di dunia yang akan bergulir pada 5 Agustus hingga 22 Agustus mendatang.