Turnamen itu digelar di Jalan M.H. Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman Jakarta pada Sabtu pagi ini. "Tim kami berada dalam kondisi yang bagus dengan peningkatan progres setelah mengikuti Tour de Banyuwangi Ijen, Tour de Flores, dan Tour de Jakarta ini,” kata Kapten Timnas Balap Sepeda Indonesia, Rastra Patria.
“Kami berharap peningkatan prestasi kami terjadi pada SEA Games 2017," sambungnya seperti diberitakan Antara.

Timnas sepeda Indonesia berhasil menjadi juara di Tour de Jakarta.
Rastra mengatakan Timnas Balap Sepeda Indonesia memang ditargetkan meraih juara pada Tour de Jakarta 2016. Tapi, tim nasional hanya berhasil juara pada kategori tim. Sedangkan pada kategori perorangan, atlet timnas meraih posisi ketiga atas nama Abdullah Fatahilah.
Atlet timnas balap sepeda Robin Manullang mengatakan Tour de Jakarta 2016 menjadi ajang pemanasan bagi timnas jelang perlombaan Tour de Singkarak 2016 yang akan digelar pada 6-14 Agustus.
"Tapi, perlombaan ini tidak dapat menjadi tolak ukur karena Tour de Jakarta ini adalah perlombaan sirkuit dan etape tidak lebih banyak dibanding Tour de Singkarak," kata Robin tentang perlombaan yang menempuh jarak 175,5 km dan terbagi atas 13 putaran itu.

Robin berharap penyelenggaraan Tour de Jakarta berikutnya dapat melewati lima wilayah Jakarta agar dapat menjadi ajang pemantauan kekuatan tim asing balap sepeda.
Sementara itu Direktur Performa Tinggi Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Denny Gumulya mengatakan belum puas dengan hasil yang diraih timnas dalam Tour de Jakarta 2016 karena timnas tidak juara pada kategori perorangan.
"Tapi, perjuangan para atlet sudah baik pada kategori tim. Saya berharap timnas menjadi juara umum cabang balap sepeda dalam SEA Games 2017 di Malaysia serta meraih tiga medali emas pada Asian Games 2018," ucap Gumulya.
Satlak Prima, lanjut Gumulya, juga berharap timnas balap sepeda menjuarai Tour de Singkarak 2016 dengan kerjas keras dan disiplin dalam latihan.