Arena cabang olahraga air di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 yang terletak di Marina de Gloria mengalami masalah yang sangat fatal. Perairan yang digunakan sebagai arena cabang olahraga seperti layar, selancar angin, dan maraton renang dipenuhi sampah. Bahkan, para atlet dihimbau menutup mulut rapat-rapat saat berlaga karena air di arena kompetisi sudah terkontaminasi sampah dan kotoran.
Tak hanya itu, salah satu arena yang dipakai untuk perlombaan cabang olahraga layar mengalami kerusakan. Papan arena yang digunakan untuk para atlet layar melakukan start ambruk karena diterpa ombak besar dan angin kencang.

Papan untuk kapal layar meluncur patah di arena kompetisi Olimpiade Rio 2016.
Kejadian itu mengundang banyak komentar. Salah satunya lahir dari atlet layar Australia, Peter Conde. Ia adalah atlet layar favorit yang telah meraih tiga emas dan satu perak di Olimpiade London 2012.
"Ada pilihan tempat lain. Jadi ini tidak mengganggu sesi latihan," kata Conde dikutip dari Daily Mail.
"Saya dengar dari panitia, mereka akan bekerja siang hingga malam untuk memperbaiki papan start tersebut, sehingga bisa dipakai mulai Jumat mendatang," lanjut Conde.

Panitia Olimpiade Rio 2016 menggunakan alat berta untuk memperbaiki area start cabang olahraga layar.
Sementara itu, Komite Olimpiade Internasional menjamin perbaikan kerusakan tersebut bakal selesai sebelum bergulirnya ajang perlombaan layar di Olimpiade 2016, 8 Agustus mendatang.